Wednesday, May 29, 2013

Kembalikan hati pada Allah


“Kamu jangan sandarkan harapan pada usaha kamu. Memanglah jiwa kamu tu menjadi sempit. Tapi sandarkan harapan kepada Allah Ta'ala, insyaAllah, Dia akn lapangkan dan tenangkan jiwa kamu tu..”

Kata-kata itu membuat aku bangkit semula, bangun setelah sekian kalinya jatuh. Lemah.
Seringkali, Allah menegur, memberi peringatan, namun barangkali aku tidak sedar. Masih dalam lamunan panjang.

Aku mencari JIWA yang ingin dekat dengan RABBNYA..
Merasa sedih tanpa alasan yang kita sendiri kabur mengenainya, kurang pasti kenapakah kesedihan yang bertandang dihati lalu sangat menyengat itu terjadi tanpa asbab yang kita kurang tahu atau pun tidak tahu. 
Atau pun merasa asing di tengah keramaian, ketika bersama keluarga dan rakan-rakan? Atau merasa bosan walhal hidup dilengkapi dengan pelbagai kemudahan yang sedia ada?

Kadang-kadang semua itu terjadi kerana jauhnya jiwa kita dari ALLAH.
Sungguh.

Kita ini, kadang-kadang terlepas pandang dan menyandarkan jiwa kita pada kebendaan yang wujud di hadapan. Menyandarkan rasa kebahagiaan kita kepada manusia tanpa mengembalikan rasa bahagia itu kepada ALLAH untuk memautkan jiwa yang kerdil ini kepada-Nya. 
Sebab itu, jiwa sering kali merasa kosong, gelisah, sedih yang kita sendiri tidak tahu asbabnya. Padahal, sebenarnya tautan jiwa kita dengan Allah Ta’ala makin goyah kerana lalai dengan nikmat dunia.
Pada hakikatnya,ketenangan hati dan kebahagiaan jiwa itu akan ada jika manusia itu berusaha untuk sentiasa memperbaiki hubungannya dengan Allah Ta’ala. 
InshaAllah jiwa menjadi tenang. Sebab, sumber ketenangan itu datangnya dari Dia.

Kita mungkin boleh menipu manusia dengan topeng ceria dan kegembiraan kita yang terpapar di wajah. Tapi kita sesekali tidak akan dapat menipu diri sendiri. Sebab, diri sendirilah yang merasa sakit dan nikmatnya keadaan yang Allah Ta’ala berikan.

Hati itu Allah Ta’ala yang ciptakan,
jika hati itu semakin jauh dari Dia,
apakah kamu akan menyangka ia akan tenang seadanya,
sedangkan sumber ketenangannya berada jauh darinya.

Bawalah diri menunduk kepada kebesaran Tuhan,
bawalah hati untuk diserahkan kepada Tuhan.

Semoga Allah merahmati..

No comments:

Post a Comment